Pasokan Telur Tiba, Stok Pangan Malut Aman Jelang Lebaran
TERNATE – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan ketersediaan telur dan bahan pokok tetap aman menjelang Hari Raya Idul Fitri. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan para agen besar di Kota Ternate serta dukungan kelancaran distribusi melalui pelabuhan.
Plt. Kepala Dinas Perindag Maluku Utara, Rony Saleh, mengatakan tingginya permintaan telur menjelang lebaran mendorong pemerintah memperkuat komunikasi dengan para agen besar yang memasok kebutuhan masyarakat.
“Kita lakukan koordinasi intensif dengan para agen. Pemerintah juga memberi keluasan akses serta prioritas dalam pengiriman dan proses bongkar muat dari daerah asal hingga tiba di Ternate,” ujar Rony.
Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah pasokan telur telah tiba di Ternate dan langsung disalurkan ke pasar melalui para agen besar.
Di antaranya, Hj. Umi di Takoma menerima sekitar 1.131 ikat telur yang tiba pada pagi hari dari Manado dan Surabaya. Sementara itu, Asri menerima 1 kontainer berisi sekitar 884 ikat telur.
Pasokan lainnya juga diterima oleh agen besar di kawasan Kampung Makassar, yakni Hj. Nani dan Hj. Anto, masing-masing sebanyak 3 kontainer telur. Sementara agen Marto di kawasan Kelapa Pendek menerima 1 kontainer berisi sekitar 884 ikat telur.
Sebagian pasokan tersebut tiba di Pelabuhan Ternate sekitar pukul 02.00 WIT, dengan proses bongkar muat yang dipercepat melalui koordinasi antara pemerintah daerah, KSOP, dan Dinas Perhubungan.
Rony menjelaskan, pemerintah terus berkoordinasi dengan pihak ekspedisi, KSOP, dan Perhubungan agar distribusi bahan pokok mendapat prioritas hingga menjelang lebaran.
“Kami juga bersurat ke Bulog dan berkoordinasi dengan agen, KSOP, serta Perhubungan untuk memprioritaskan pengangkutan bahan pokok agar stok tetap terjaga dan harga stabil,” katanya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memastikan masyarakat tidak kesulitan memperoleh kebutuhan pokok menjelang hari raya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk dengan Badan Pangan Nasional, guna menjaga stabilitas pasokan di daerah.
“Insya Allah stok Maluku Utara seperti minyak goreng, beras SPHP maupun premium, gula, dan Minyakita dalam kondisi aman dan harganya tetap terjangkau sesuai HET di 2 Kota (Ternate dan Tidore) bertahap 8 Kabupaten,” ujar Rony.
Dengan tambahan pasokan dari lokal dan Surabaya serta Manado, juga didukung kelancaran distribusi melalui pelabuhan, pemerintah memastikan kebutuhan telur dan bahan pokok masyarakat Maluku Utara menjelang lebaran tetap terpenuhi.











