Sebelum diberangkatkan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan guna memastikan kondisi tim siap menjalankan tugas kemanusiaan. Kapal bantuan kemudian bertolak menuju Pulau Batang Dua dan diperkirakan tiba pada tengah malam untuk segera melakukan distribusi bantuan serta penanganan di lapangan.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menegaskan, pemerintah daerah bergerak cepat dan terkoordinasi dalam merespons dampak gempa serta memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Kami bergerak cepat dan terkoordinasi bersama TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan bantuan segera sampai kepada masyarakat di Batang Dua. Ini adalah wujud kehadiran negara di tengah situasi darurat,” kata Sherly.
Menurut dia, pemerintah juga berkomitmen memastikan keselamatan warga serta mempercepat pemulihan pascabencana.
Langkah tersebut, lanjut Sherly, menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam situasi darurat sekaligus upaya mempercepat proses pemulihan dengan mengedepankan kolaborasi dan ketepatan sasaran.