“Tahun ini Provinsi Maluku Utara bernegosiasi dengan tiga maskapai dalam pelayanan transportasi jemaah haji. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik pada musim haji 2026,” ujar Samsuddin.
Kepala Biro Kesra Setda Maluku Utara Asrul Gaelea menambahkan, setelah penandatanganan kerja sama tersebut, pemerintah daerah akan fokus pada persiapan teknis keberangkatan jemaah.
Persiapan tersebut antara lain koordinasi dengan Embarkasi Makassar, pelayanan akomodasi dan transportasi darat di Asrama Haji Makassar, pelayanan Asrama Haji Ternate, serta koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait biaya embarkasi dan jadwal keberangkatan.
“Kami masuk ke tahap teknis, termasuk koordinasi dengan Embarkasi Makassar dan penetapan jadwal keberangkatan jemaah,” kata Asrul.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku Utara Muh Zabir Wahid mengapresiasi kerja sama yang dilakukan Pemprov Maluku Utara dengan Sriwijaya Air dalam meningkatkan pelayanan jemaah haji.
“Mudah-mudahan pada haji tahun ini kita bisa bersama-sama mempersiapkan layanan terbaik bagi jemaah haji,” ujar Zabir.