Tarif Angkutan Tobelo-Loloda Dinilai Terlalu Tinggi, KNPI Halmahera Utara Minta Pemda Tinjau Ulang

Tobelo – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Utara Mufrid Tawary menyatakan prihatin terkait kenaikan tarif angkutan penumpang rute Tobelo menuju Loloda, maupun sebaliknya.

Besaran tarif yang dipatok saat ini menurut Mufrid terlalu tinggi dan sangat memberatkan ekonomi masyarakat.

“Naiknya tarif yang sudah disepakati para sopir-sopir ini adalah sebuah beban yang ditanggung masyarakat menjadi sangat berat. Tarif yang berlaku sekarang dirasa tidak wajar dan terlalu tinggi jika disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat kita saat ini,” ujar Mufrid, Minggu (19/4/2026).

Pihak organisasi kepemudaan ini menegaskan penyesuaian tarif seharusnya dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan kemampuan daya beli masyarakat, bukan hanya semata-mata mengacu pada keinginan penyedia jasa.

Oleh karena itu, KNPI meminta Pemeritah Daerah (Pemda), untuk mengambil perhatian serius terhadap persoalan ini.

Tangkapan layar daftar harga tiket penumpang dan barang.

Pemerintah daerah dinilai memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk mengatur serta memastikan adanya keseimbangan antara kelayakan usaha dan kenyamanan masyarakat.

“Kami berharap Pemda segera turun tangan, meninjau ulang, dan menetapkan standar tarif yang wajar serta adil. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup